asal-usul waduk srirande



Konon menurut sejarah waduk srirande terjadi karena bimo membuat laut.itu di buat pada malam hari,dengan bantuan makluk halus(jin)tapi sayang ada warga mengetukan wakul dikira hari sudah pagi,maka makluk halus itu lari tunggang langgan,sementara laut yang di buat belum jadi,tanah hasil kerukan di buang ke selatan tepatya di desa mberu,maka daerah hasil buangan tanah menjadi dataran tinggi,
demikian cerita singat terjadinya waduk srirande,
video yuo tube waduk;

wss wr.wb

wisata religi lamongan


makam sunan drajat lamongan


Sejarah singkat
Sunan Drajat bernama kecil Syarifuddin atau Raden Qosim putra
Sunan Ampel yang terkenal cerdas. Setelah pelajaran Islam
dikuasai, beliau mengambil tempat di desa Drajat wilayah
Kecamatan Paciran Kabupaten Daerah Tingkat II Lamongan
sebagai pusat kegiatan dakwahnya sekitar abad XV dan XVI Masehi. Beliau memegang kendali keprajaan di wilayah perdikan
Drajat sebagai otonom kerajaan Demak selama 36 tahun.
Beliau sebagai Wali penyebar Islam yang terkenal sosiawan
sangat memperhatikan nasib kaum fakir miskin, terlebih dahulu
mengusahakan kesejahteraan sosial baru memberikan ajaran.
Motivasi lebih ditekankan pada etos kerja keras, kedermawanan untuk mengentas kemiskinan dan menciptakan kemakmuran.
Usaha kearah itu menjadi lebih mudah karena Sunan Drajat
memperoleh kewenangan untuk mengatur wilayahnya yang
mempunyai otonomi. Sebagai penghargaan atas keberhasilannya
menyebarkan agama Islam dan usahanya menanggulangi
kemiskinan dengan menciptakan kehidupan yang makmur bagi warganya, beliau memperoleh gelar Sunan Mayang Madu dari
Raden Patah Sultan Demak I pada tahun saka 1442 atau 1520
Masehi.
Wewarah pengentasan kemiskinan Sunan Drajat kini terabadikan
dalam sap tangga ke tujuh dari tataran komplek Makam Sunan
Drajat. Secara lengkap makna filosofis ke tujuh sap tangga tersebut sebagai berikut :
1. Memangun resep teyasing Sasomo (kita selalu membuat senang
hati orang lain).
2. Jroning suko kudu eling Ian waspodo (didalam suasana riang
kita harus tetap ingat dan waspada).
3. Laksitaning subroto tan nyipto marang pringgo bayaning
lampah. (dalam perjalanan untuk mencapai cita – cita luhur kita
tidak peduli dengan segala bentuk rintangan).
4. Meper Hardaning Pancadriya(kita harus selalu menekan gelora
nafsu – nafsu).
5. Heneng – Hening – Henung(dalam keadaan diam kita akan mem­
peroleh keheningan dan dalam keadaan hening itulah kita akan
mencapai cita – cita luhur).
6. Mulyo guno Panca Waktu(suatu kebahagiaan lahir bathin hanya
bisa kita capai dengan sholat lima waktu).
7. Menehono teken marang wong kang wuto, Menehono mangan
marang wong kang luwe, Menehono busono marang wong kang
wudo, Menehono ngiyup marang wongkang kodanan. Menehono mangan marang wong kang luwe, Menehono busono
marang wong kang wudo, Menehono ngiyup marang wongkang
kodanan.
Maksudnya :
Berilah ilmu agar orang menjadi pandai,
Sejahterakanlah kehidupan masyarakat yang miskin, Ajarilah kesusilaan pada orang yang tidak punya malu,
serta beri perlindungan orang yang menderita. Selain itu dalam sejarahnya Sunan Drajat juga dikenal sebagai
seorang Wali pencipta tembang Mocopat yakni Pangkur. Sisa –
sisa gamelan Singomengkoknya Sunan Drajat kini tersimpan di
Musium Daerah

Indonesia sebagai Negara agraris


Indonesia merupakan Negara agraris dengan luas lahan yang sangat luas dan keaneka ragaman hayati yang sangat beragam. Hal ini sangat memungkinkan menjadikan Negara Indonesia sebagai Negara agraris terbesar di Dunia. Di Negara agraris seperti Indonesia, pertanian mempunyai kontribusi penting baik terhadap perekonomian maupun terhadap pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat, apalagi dengan semakin meningkatnya jumlah penduduk yang berarti bahwa kebutuhan akan pangan juga semakin meningkat. Selain itu ada peran tambahan dari sektor pertanian yaitu peningkatan kesejahteraan masyarakat yang sebagian besar sekarang berada di bawah garis kemiskinan.

Kemajuan pertanian di Indonesia tidak terlepas dari peran para petani yang memiliki ilmu pengetahuan dan teknologi yang memadai yaitu tiada lain adalah para pemuda yang memiliki semangat serta cita-cita dalam mengembangkan sector pertanian yang sangat potensial ini. Peran pemuda sangat dibutuhkan dalam proses revitalisasi sector pertanian dan agribisnis yang akhir-akhir ini mengalami penurunan. Pertanian seringkali dipandang sebelah mata oleh kalangan menengah ke atas, petani dianggap pekerjaan yang kotor dan identik dengan kemiskinan. Jika di kelola dengan baik dan dengan manajemen yang baik pula maka bukan tidak mungkin pertanian adalah satu-satunya penopang perekonomian rakyat yang mampu meningkatkan kesejahteraan, dan bukan tidak mungkin petani-petani akan memakai dasi dan sejajar dengan pengusaha- pengusaha di sektor non pertanian. Sektor pertanian yang sedemikian pentingnya yang berguna bagi pemenuhan kebutuhan pangan nasional kini mulai kurang diminati. Oleh karea itu pemudalah yang bertanggung jawab untuk menggerakan kembali sector ini supaya menjadi andalan dalam peningkatan perekonomian maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat, sehingga bangsa ini menjadi bangsa yang kuat dan sejahtera.

JADWAL PERSELA ISL 2011/2013


Wirausaha
persela-lamongan-logo-4b9.gif
berikut ini adalah Jadwal Persela Lamongan ISL 2011/2012 Putaran Pertama
06/12/11 ; Arema Vs PERSELA
10/12/11 : GU Vs PERSELA
14/12/11 : Persiba Vs PERSELA
04/01/12 : PERSELA Vs Sriwijaya FC
08/01/12 : PERSELA Vs Persiram Raja Ampa
14/01/12 : Deltras Vs PERSELA
17/01/12 : Persidafon Vs PERSELA
22/01/12 : PERSELA Vs PSAP Sigli
28/01/12 : PERSELA Vs PSMS
01/02/12 : Mitra Kukar Vs PERSELA
06/02/12 : Persisam Vs PERSELA
15/02/12 : PERSELA Vs Persija
19/02/12 : PERSELA Vs PSPS Pekanbaru
11/03/12 : Persib Vs PERSELA
14/03/12 : Pelita Jaya Vs PERSELA
25/03/12 : PERSELA Vs Persiwa
28/03/12 : PERSELA Vs Persipura

Berikut adalah Jadwal Pertandingan PERSELA Pada Putaran ke Dua ISL 2012 :
10-04-2012 | PERSIPURA vs PERSELA | Mandala
14-04-2012 | PERSIWA vs PERSELA | Pendidikan

29-04-2012 | PERSELA vs PERSIB | Surajaya
02-05-2012 | PERSELA vs PELITA JAYA | Surajaya
13-05-2012 | PERSIJA vs PERSELA | Utama Gelora Bung
Karno
17-05-2012 | PSPS vs PERSELA | Kuantan Singingi Sport
Center
31-05-2012 | PERSELA vs MITRA KUKAR | Surajaya

03-06-2012 | PERSELA vs PERSISAM | Surajaya

09-06-2012 | PSMS vs PERSELA | Teladan
13-06-2012 | PSAP vs PERSELA | KUTA ASAN
24-06-2012 | PERSELA vs PERSIDAFON | Surajaya
28-06-2012 | PERSELA vs DELTRAS | Surajaya
05-07-2012 | PERSIRAM vs PERSELA | WOMBIK

08-07-2012 | SRIWIJAYA vs PERSELA | Gelora Sriwijaya,
Jakabaring
12-07-2012 | PERSELA vs PERSIGRES | Surajaya
17-07-2012 | PERSELA vs PERSIBA | Surajaya

29-07-2012 | PERSELA vs AREMA | Surajaya

1Wirausaha Online Modal Nol Rupiah

2. Kontak Jodoh Online

3. Iklan Mobil Bekas Online

balai desa srirande


balai desa srirande


ekspresikan diri


klasifikasikan sebuah desa


Desa dapat diklasifikasikan
menurut: Menurut aktivitasnya
A. Desa agraris,
Desa agraris adalah desa yang
mata pencaharian utama
penduduknya adalah di bidang
pertanian dan perkebunanan. Desa industri, adalah desa
yang mata pencaharian utama
penduduknya adalah di bidang
industri kecil rumah tangga. Desa nelayan, adalah desa
yang mata pencaharian utama
penduduknya adalah di bidang
perikanan dan pertambakan. Menurut tingkat
perkembangannya
B.Desa Swadaya
Desa swadaya adalah desa yang
memiliki potensi tertentu tetapi
dikelola dengan sebaik-baiknya,
dengan ciri:
1. Daerahnya terisolir dengan
daerah lainnya.
2. Penduduknya jarang.
3. Mata pencaharian homogen
yang bersifat agraris.
4. Bersifat tertutup.
5. Masyarakat memegang
teguh adat.
6. Teknologi masih rendah.
7. Sarana dan prasarana
sangat kurang.
8. Hubungan antarmanusia
sangat erat.
9. Pengawasan sosial
dilakukan oleh keluarga.
C.Desa Swakarya
Desa swakarya adalah peralihan
atau transisi dari desa swadaya
menuju desa swasembada. Ciri-
ciri desa swakarya adalah:
1. Kebiasaan atau adat
istiadat sudah tidak
mengikat penuh.
2. Sudah mulai
menpergunakan alat-alat
dan teknologi
3. Desa swakarya sudah tidak
terisolasi lagi walau
letaknya jauh dari pusat
perekonomian.
4. Telah memiliki tingkat
perekonomian, pendidikan,
jalur lalu lintas dan
prasarana lain.
5. Jalur lalu lintas antara desa
dan kota sudah agak lancar. Desa Swasembada Desa swasembada adalah desa
yang masyarakatnya telah
mampu memanfaatkan dan
mengembangkan sumber daya
alam dan potensinya sesuai
dengan kegiatan pembangunan regional.
Ciri-ciri desa
s wasembada:
1. kebanyakan berlokasi di
ibukota kecamatan.
2. penduduknya padat-padat.
3. tidak terikat dengan adat
istiadat
4. telah memiliki fasilitas-
fasilitas yang memadai dan
labih maju dari desa lain.
5. partisipasi masyarakatnya
sudah lebih efektif.
Wassalam arek srirande

srirande 2


tentang srirande TENTANG DESA
SRIRANDE sabtu 27//2011Srirande
Ditulis Oleh https://srirande.wordpress.com/
Friday DATA PROFIL DESA
Desa : SRIRANDE Id. Desa : Kecamatan : DEKET No.
Telp. :
1. KEADAAN UMUM DESA
a. Batas Wilayah Desa Sebelah Utara :
Desa Rejo
tengah Sebelah Selatan : Desa Pandanpancur Sebeleh
Barat : Desa
Sidobinangun Sebelah
Timur : Desa Plosobuden b. Luas
Wilayah Desa
menurut penggunaan : 1. Pemukiman : ha. – Pejabat
Pemerintah : ha.
– Real-estate : ha.
– Pemukiman Umum : 15.50 ha.
2. Pertanian Sawah :
Sawah irigasi : ha. Sawah ½ teknis : 191,50 ha.
Sawah tada hujan : ha.
Sawah pasang surut : ha. 3. Ladang/
Tegalan : 0,68 ha.
4. Perkebunan : ha.
5. Padang Rumput/ Gembalaan :
– Tanaman Ternak : ha.
6. Hutan : ha. 7. Untuk Bangunan :
a) Perkantoran : ha. b)
Sekolah : ha. c) Pertokoan :
ha. d) Pasar : ha. e) Jalan : ha.
8. Rekreasi dan Olah Raga : –
Lapangan Sepak Bola : ha.
– Lapangan Bola volley/
basket : ha. 9. Perikanan
Darat / Air Tawar :
– Tambak : 191,50 ha. – Kolam : ha.
10. Rawa/waduk : 96 ha.
c. Kesuburan Tanah : Desa
Srirande memiliki
tingkat kesuburan tanah : a) Sangat subur : 105 ha. b) tanah
sedang : 1,5 ha.
b) Tanah subur : 85 ha. d)
tanah kritis/tidak subur :
0,68 ha.
d. Curah Hujan dan tinggi tempat Desa Srirande mempunyai
curah hujan 2000 dengan
ketinggian dari permukaan
laut 2 m dan Topografi atau
bentang lahan untuk dataran
191,50 ha, Perbukitan/ Pegunungan : ….. ha. Dan
untuk lahan kritis/terlantar :
ha. e. Orbitasi :
a. Jarak ke ibu kota
Kecamatan : 3 Km
b. Lama tempuh ke ibu kota Kecamatan : 0,25 Jam
c. Jarak ke Kabupaten : 7
Km
d. Lama tempuh ke
Kabupaten : 0,5- Jam
2. SUMBERDAYA ALAM Desa Srirande memiliki
potensi perikanan air tawar/
darat komoditi Ikan Mas/
tombro 15.25 ton/ha, jika
diuangkan Rp. 0.00, Ikan
Mujair 2,5 ton/th, jika diuangkan Rp.0.00, Ikan lele
…… ton/ha, jika diuangkan
0.00, Ikan Bandeng75 ton/
th jika diuangkan
Rp.675.000.000, dan untuk
Ikan fanami ton/th jika diuangkan Rp.0.00,
Pemasarannya dilakukan
melalui tengkulak. Dalam
bidang pertanian untuk hasil
tanaman Palawija komoditi
Kedelai luas lahan … ha, Kacang tanah luas lahan 1,5
ha. menghasilkan 3ton/ha
jika diuangkan Rp.
22.500.000 Kacang panjang
1 ha, Kacang hijau 2 ha,
Jagung luas lahan 3 ha, ubi jalar … ha, dan Ubi kayu 4 ha.
Untuk tanaman padi sawah
luas lahan 191,50 ha. dengan
hasil panen 5ton/ha, jika
diuangkan Rp.
1.910.000.000, tanaman padi ladang dengan luas lahan …
ha, dengan hasil …….. ton jika
dirupiahkan Rp. 0.00,
disamping itu juga ada
tanaman Mangga dengan luas
….. ha, sawo dengan luas …. ha, pisang luas lahan ….. ha.
Untuk Peternakan ada 22
ekor sapi potong 236 ekor
kambing,ternak domba …
ekor, ayam buras…
ekor,ayam ras 15.000 ekor sedangkan itik sebanyak ….
ekor. 3. SUMBER DAYA
MANUSIA
Desa Srirande memiliki 581
kepala keluarga (KK).
Jumlah penduduk Desa Srirande tahun ini 2.769
Jiwa sedangkan untuk tahun
lalu sebanyak 2769 Dengan
struktur mata pencarian,
Petani sebanyak 1165 orang,
untuk sektor jasa/ perdagangan ada 666 orang
sedangkan yang bergerak di
sektor industri ada 168
orang. Ada sebanyak 14 PNS
(Pegawai Negeri sipil) dan 15
warga Desa Srirande yang menjadi anggota TNI/POLRI.
6 orang menjadi guru 1 orang
menjadi dokter, 2 orang
bidan dan 2 orang mantri
kesehatan. Jumlah
penduduk usia 15-55 yang belum bekerja sebanyak 121
orang sedangkan jumlah
angkatan kerja usia 15-55
tahun sebanyak 1882 orang.
Jumlah penduduk Usia 7-15
tahun yang masih sekolah sebanyak 322 orang
sedangkan yang tidak
sekolah sebanyak 8 orang.
Dalam bidang kesejahteraan
Penduduk Jumlah keluarga
Prasejahtera 581KK, Keluarga Sejahtera I
sebanyak 138 KK, Keluarga
sejahtera II 320 KK, keluarga
sejahtera III 123 KK dan
Keluarga Sejahtera III Plus
sebanyak 2 KK. Dalam bidang Ekonomi
Masyarakat Produk
Domestik bruto tahun ini
untuk pertanian
Rp.135.000.000, Ladang/
tegalan Rp.9.520.000,, Peternakan Rp.0.00,
Perkebunan Rp.0,00.
Perikanan Rp.959.500.000,
di sektor perdagangan Rp.
0.00, di bidang jasa Rp.
0,00,-, bidang penginapan/ hotel/ sejenisnya Rp. 0.
sedangkan untuk industri
Rumah Tangga Rp.0.00,
Penduduk Desa Srirande
yang memiliki kendaraan
bermotor roda dua sebanyak 159 KK. Pemilik kendaraan
roda 3 sebanyak 4 KK,
Pemilik kendaraan roda
empat/lebih sebanyak 9 KK,
Pemilik perahu sebanyak
……. orang, pemilik perahu tempel – orang, Sedangkan
pemilik pesawat TV 322 KK.
Untuk bangunan rumah
menurut dinding tembok
sebanyak 481 buah, dinding
kayu 90buah sedangkan rumah Bambu ada …… buah.